Bikin merchandise untuk apa sih?

Sebagai orang yang kerjaannya membuat dan menjual merchandise, aku akan berusaha menjabarkan ini seobjektif mungkin ya.

Mungkin kita punya brand baru, tapi masih bingung, apakah brand kita perlu merchandise? Pertanyaan umum yang sering terjadi adalah:

  • Perlukah brand kita membuat merchandise?
  • Apa sih tujuan dari membuat merchandise?

Yang pertama, perlukah brand kita membuat merchandise? Perlu diketahui, bahwa ngga semua bisnis bisa menggunakan merchandise sebagai sarana promosinya. Contohnya, bisnis yang hanya dipakai orang 1x seumur hidup itu kurang cocok jika menggunakan merchandise untuk promosi. Misalnya, jualan peti mati. Tapi, kalau kita ingin customer kita membeli di kita lebih dari 1 kali, maka kemungkinan besar merchandise akan cocok. Jadi, yang pertama kali perlu dilakukan kalo kita ingin memesan merchandise sebuah brand adalah pastikan apakah brand kita cocok menggunakan merchandise.

Tujuan sebuah brand membuat merchandise, itu ada 2 sebenarnya. Ada yang untuk dijual lagi (mendapatkan penghasilan dari merchandise) dan ada yang untuk dibagikan secara gratis untuk sarana promosi. Ujung-ujungnya sih, diharapkan dengan merchandise nantinya akan meningkatkan bisnisnya.

Ada banyak strategi merchandising, di antaranya :

  • Bikin merch untuk dijual lagi, biasanya harga merchandise dijual mahal, dan pilih merchandise yang menggunakan material bagus. Contoh : Disney merchandise, tumbler Starbucks
  • Bikin merch sebagai gifts, untuk customer-customer loyal yang sudah pernah menggunakan produk atau jasa bisnismu. Contoh : kiriman parcel saat lebaran (ini termasuk merchandise juga lho).
  • Bikin merch untuk sarana promosi, biasanya menggunakan merchandise murah, dibagikan ke banyak orang dengan maksud meningkatkan “brand awareness” dari brand tersebut. Contoh : pernah tau kan kalo pemilu banyak yang suka bagi-bagi kaos gratis gambar partai politik tertentu?

Sebagai pemilik brand, kita harus bisa menentukan nih, target market kita cocok untuk diberikan merchandise yang seperti apa? Kalau dari pengalaman kita selama ini, bikin merchandise murah untuk dibagikan ke orang banyak itu kurang ada efeknya, karena ngga menghasilkan engagement, tapi cuma untuk orang yang ingin produk gratisan saja, tanpa tau brand apa yang sedang mengadakan promosi. Lain ceritanya jika merch tersebut dibagikan saat event tertentu, dan di event tersebut brandnya melakukan proses “branding” juga.

Posted in

annemerch

Leave a Comment